Jack The Giant Killer

Jack The Giant Killer

Minggu, 04 Desember 2011

Top 10 Movies on December 2011


New Year's Eve


Di saat semuanya serba logis seperti sekarang ini rasanya hampir tidak ada lagi orang yang percaya pada keajaiban. Hari-hari lewat begitu saja tanpa ada kesan. Malam ini ada yang berbeda. Keajaiban seolah menyatukan para penghuni kota New York ini dalam satu jalinan cerita yang begitu indah.
Keajaiban yang terjadi malam ini memang sulit dijelaskan dengan akal sehat. Detik-detik menjelang pergantian tahun kali ini memang diwarnai insiden-insiden kecil yang menimpa beberapa penghuni New York. Ingrid (Michelle Pfeiffer) mati-matian ingin mewujudkan resolusi tahun baru yang telah ia rancang sementara Sam Ricker (Josh Duhamel) berharap bisa bertemu wanita yang ia jumpai malam tahun baru yang lalu.
Tess (Jessica Biel) rencananya akan menyambut malam tahun baru ini di rumah sakit bersalin sedangkan Laura Carrington (Katherine Heigl) terpaksa harus menghabiskan malam tahun baru ini dengan bekerja. Beda lagi dengan Randy (Ashton Kutche) yang ternyata sangat membenci malam tahun baru. Apa yang bakal terjadi pada orang-orang ini?


Alvin and the Chipmunks: Chip-Wrecked


Saat itu Alvin Seville (Justin Long), Simon Seville (Matthew Gray Gubler), dan Theodore Seville (Jesse McCartney) yang tergabung dalam The Chipmunks diajak berlibur oleh David Seville (Jason Lee). Hanya berempat? Tidak karena kali ini Brittany (Christina Applegate), Jeanette (Anna Faris), dan Eleanor (Amy Poehler) yang tergabung dalam The Chipettes juga ikut.
Sejak awal saja The Chipmunks sudah membuat ulah dan merepotkan David. Situasi jadi semakin kacau saat The Chipmunks dan The Chipettes berada di kapal pesiar. Karena ulah mereka, akhirnya kapal malah kandas di sebuah pulau yang sepertinya tak berpenghuni. Sambil menunggu datangnya pertolongan, The Chipmunks dan The Chipettes mulai menjelajahi pulau ini. Ternyata, pulau yang sepi ini sepertinya tidak benar-benar kosong.


Sherlock Holmes: A Game of Shadows


Tak ada yang menyangsikan kalau Sherlock Holmes (Robert Downey Jr) adalah detektif paling cerdik di muka bumi. Tak ada penjahat yang bisa lolos begitu saja kalau Sherlock sudah turun tangan. Tapi kali ini berbeda. Yang dihadapi Sherlock Holmes bukanlah penjahat biasa. Ia cerdik dan yang lebih menakutkan lagi, penjahat ini tak ragu-ragu mengorbankan banyak nyawa.
Penyelidikan Sherlock Holmes berawal ketika ia yakin kalau kematian pewaris tahta Austria yang baru saja terjadi bukanlah sesuatu yang wajar. Sherlock yakin pria malang ini dibunuh. Penyelidikan pun dimulai dan kali ini Sherlock tak hanya ditemani Dr Watson (Jude Law) tapi juga Mycroft Holmes (Stephen Fry), saudara Sherlock.
Semakin jauh Sherlock menyelidiki, mulai muncul beberapa petunjuk. Salah satu petunjuk itu adalah Sim (Noomi Rapace), wanita Gypsy yang ternyata menjadi salah satu kunci dari misteri kematian sang pangeran. Perburuan Sherlock kemudian membawa detektif ini ke Perancis, Jerman bahkan Swiss namun Professor Moriarty (Jared Harris) sepertinya jauh lebih licin dari perkiraan Sherlock.


The Girl with the Dragon Tattoo


Mikael Blomkvist (Daniel Craig) tak mengira bakal bertemu seorang wanita misterius seperti Lisbeth Salander (Rooney Mara). Bukan cuma itu, akhirnya mereka berdua malah jadi partner saat Mikael menyelidiki kasus hilangnya seorang wanita. Semula kasus ini terlihat sederhana namun ternyata di balik itu ada masalah pelik yang menyelimutinya.
Mikael sempat terlibat masalah yang membuatnya harus menjalani hukuman penjara. Di saat yang hampir bersamaan, Lisbeth yang bekerja di sebuah perusahaan keamanan ternyata sedang mengamati Mikael. Lisbeth kemudian merekomendasikan Mikael pada Henrik Vanger (Christopher Plummer) yang sedang berusaha mencari keponakannya yang hilang.
Harriet Vanger (Alexandra Daddario) saat ia masih kecil dan ada kemungkinan ia telah dibunuh. Awalnya kasus ini terlihat cukup sederhana namun belakangan, semakin banyak misteri yang terkuak. Keluarga Vanger ternyata menyimpan banyak misteri dan beberapa dari misteri ini ternyata terlalu kelam untuk diungkap. Benarkah Harriet Vanger telah dibunuh? Siapakah yang bertanggung jawab atas hilangnya Harriet?


Mission: Impossible – Ghost Protocol


Kremlin diteror bom! Ethan Hunt (Tom Cruise) dan timnya disebut sebagai pelaku aksi teroris yang biadab ini. Tak ada pilihan buat pemerintah Amerika Serikat selain mengingkari hubungan pemerintah dengan Ethan dan kawan-kawan. Kini agen rahasia ini harus bekerja sendiri. Tak ada bantuan. Tak ada petunjuk. Kini tim Ethan benar-benar bekerja sendiri.
Ethan dan timnya dilepas. Mereka dianggap buron. Tugas Ethan kali ini memang berat. Ia harus membersihkan nama baik Impossible Mission Force sekaligus nama baik seluruh anggota timnya. Ethan harus bisa membuktikan kalau pelaku teror bom ini bukanlah Impossible Mission Force.
Tak ada pilihan buat Ethan selain bekerja bersama Brandt (Jeremy Renner), agen Impossible Mission Force yang ternyata tahu banyak tentang masa lalu Ethan. Siapa sebenarnya Brandt? Bagaimana ia bisa tahu banyak tentang Ethan? Untuk sementara Ethan sepertinya harus mempercayai Brandt meskipun ia tetap harus waspada. Misi kali ini jauh lebih penting. Kalau Ethan sampai tertangkap, ia akan dianggap sebagai teroris dan diadili.


We Bought a Zoo


Membeli kebun binatang bukanlah tujuan awal Benjamin Mee (Matt Damon). Ia hanya ingin mencari rumah yang layak untuk keluarganya. Sayangnya rumah itu ternyata adalah bagian dari sebuah kebun binatang dan hanya akan dijual beserta seluruh isinya. Mau tak mau Benjamin harus mulai belajar menjadi pengelola kebun binatang.
Benjamin Mee baru saja bercerai dari istrinya dan kini pria ini harus merawat dua anaknya. Benjamin selalu berusaha menjadi seorang ayah yang baik buat putra dan putrinya namun kadang keadaan seolah tak berpihak padanya. Bisa jadi kalau Benjamin membawa keluarganya pindah ke pinggiran kota, masih ada harapan untuk memulai semuanya dari awal.
Rumah sudah dipilih, harga pun sudah cocok, sayangnya rumah yang mereka pilih ternyata adalah bagian dari sebuah kebun binatang. Pemilik lama hanya mau melepas rumah itu kalau pembeli baru bersedia merawat seluruh binatang yang ada di sana. Tertarik pada ide tinggal di tengah-tengah isi kebun binatang, Benjamin Mee pun setuju dan mulai Benjamin, Dylan (Colin Ford), dan Rosie (Maggie Elizabeth Jones) menjadi pemilik kebun binatang.


In the Land of Blood and Honey


Film pertama yang dibuat Jolie sebagai sutradara ini diberi judul IN THE LAND OF BLOOD AND HONEY dan secara khusu menceritakan tentang perang Bosnia. "Secara spesifik, film ini tentang Perang Bosnia, tapi juga bisa universal. Aku ingin menceritakan bagaimana hubungan manusia dan tindak-tanduk mereka sangat dipengaruhi oleh perang," ujar Jolie.
Tak hanya punya judul, film ini juga resmi didistribusikan oleh FilmDistrict, walau belum ada kepastian mengenai tanggal perilisannya. Namun, Graham King, sang produser, sudah memberi 'bocoran' tentang film ini, dengan berujar, "Pembuatan filmnya tanpa cela. Ceritanya sangat mendalam dan menarik."
Dibuat dengan setting Perang Bosnia, IN THE LAND OF BLOOD AND HONEY sempat diisukan akan mengangkat kisah cinta wanita korban perang dan pria yang memperkosanya, walau sempat disangkal oleh Jolie. Jolie sendiri menggunakan aktor lokal, yang sebagian besar di antaranya adalah anak-anak korban perang, yakni Zana Marjanovic, Goran Kostic dan Rade Serbedzija.


The Darkest Hour


Lima anak muda ini tak mengira bakal terjebak di tempat yang jauh dari rumah mereka. Mereka hanya bermaksud menghabiskan liburan di tempat yang benar-benar unik. Rusia adalah pilihan yang sepertinya menarik. Sayang, liburan kali ini bakal jadi sesuatu yang tak akan mereka lupakan seumur hidup mereka.
Liburan Luke (Emile Hirsch), Holly (Olivia Thirlby), Anne (Rachael Taylor), Cole (Joel Kinnaman), dan Oliver (Max Minghella) kali ini harus terpotong oleh peristiwa aneh sekaligus mengerikan yang terjadi di Moskow. Tiba-tiba saja langit jadi terang benderang dan sinar berwarna kemerahan jatuh ke bumi.
Benda-benda berpijar ini ternyata sama sekali tak bersahabat. Korban mulai berjatuhan sementara mereka bahkan tak bisa melihat datangnya benda atau makhluk ini. Moskow bukan satu-satunya korban. Entah dari mana datangnya benda atau makhluk ini namun seluruh dunia sudah berhasil dikuasai. Kini lima anak muda yang sedang berlibur ini harus memeras otak untuk mencari cara mengalahkan makhluk ini.


War Horse


Saat itu dunia berada di ambang Perang Dunia Pertama. Akan banyak nyawa yang hilang di medan pertempuran nanti. Di saat yang sama, Albert Narracott (Jeremy Irvine) akan segera kehilangan sahabat baiknya, seekor kuda yang selama ini selalu menemani Albert.
Kuda bernama Joey ini dijual dan dikirim ke medan pertempuran sebagai kuda perang. Joey sempat menjadi bagian dari kavaleri Inggris. Joey juga sempat mengabdi pada pasukan Jerman. Entah sudah berapa medan pertempuran yang sudah dilewati kuda yang gagah berani ini. Sepanjang perjalanannya, Joey menjadi inspirasi banyak orang, termasuk seorang petani Perancis dan cucunya yang sempat menjadi teman Joey.
Perjalanan Joey masih panjang. Setelah melewati banyak pertempuran, takdir membawa Joey ke tanah tak bertuan. Hanya satu yang ada di benak Joey. Ia harus pulang menemui Albert. Jauh di Inggris, Albert yang masih terlalu muda untuk menjadi tentara nekat menempuh perjalanan jauh untuk menyelamatkan Joey, sahabatnya yang telah hilang.


The Iron Lady


Awalnya mungkin tak ada yang mengira kalau wanita ini bakal sanggup melanjutkan kepemimpinannya sampai tiga periode. Bukan hanya itu, ia juga termasuk wanita yang paling di segani baik di dalam negeri maupun di luar negerinya. Orang menyebutnya si Wanita Besi. Ia tak keberatan dan akhirnya julukan ini melekat pada dirinya sampai sekarang.
Sebenarnya latar belakang pendidikan wanita yang terlahir tanggal 28 November ini adalah kimia namun belakangan ia mulai aktif dalam bidang politik. Margaret Hilda Thatcher (Meryl Streep) memang seorang wanita yang tegar. Saat ia ditunjuk menjadi Perdana Menteri Inggris pada tahun 1979, tugas yang dibebankan ke pundaknya tidaklah ringan. Margareth harus bisa memulihkan kondisi ekonomi Inggris.
Gelar Wanita Besi sebenarnya sudah ia dapatkan saat ia belum menjabat sebagai Perdana Menteri. Saat itu Margareth Thatcher masih menjadi pemimpin kelompok oposisi. Pidato yang ia kumandangkan di Kensington Town Hall terdengar sampai ke Rusia dan harian Red Star menggelarinya The Iron Lady. Selama kepemimpinannya, Margareth Thatcher sempat dihadapkan pada berbagai masalah termasuk perebutan Kepulauan Falkland tahun 1982.

Tidak ada komentar:

Oz: The Great and Powerful

Oz: The Great and Powerful