Jack The Giant Killer

Jack The Giant Killer

Jumat, 17 Desember 2010

[EXCLUSIVE FIRST REVIEW] TRON: LEGACY, “The Best 3D Movie in 2010”


Directed by    Joseph Kosinski
Produced by   Sean Bailey, Jeffrey Silver, Steven Lisberger
Screenplay by Adam Horowitz, Edward Kitsis
Story by        Adam Horowitz, Edward Kitsis, Brian Klugman, Lee Sternthal
Based on       Characters by Steven Lisberger & Bonnie MacBird
Starring        Jeff Bridges, Garrett Hedlund, Bruce Boxleitner, Olivia Wilde, Michael Sheen, James Frain
Music by        Daft Punk
Editing by      James Haygood
Studio LivePlanet
Distributed by          Walt Disney Pictures
Release date(s) December 16, 2010 (Australia)
December 17, 2010 (United States & Indonesia)
Running time 127 minutes
Language English
Budget          $200 million

Sinopsis

Hampir seumur hidupnya, Sam Flynn (Garrett Hedlund) tak pernah bertemu ayahnya. Dua puluh tahun yang lalu, Kevin Flynn (Jeff Bridges), ayah Sam tiba-tiba menghilang tanpa bekas. Terobsesi menemukan ayahnya yang hilang, Sam pun menghabiskan seumur hidupnya mempelajari komputer dan teknologi dunia virtual.
Suatu ketika, Sam diminta oleh Alan Bradley (Bruce Boxleitner)untuk menyelidiki sinyal aneh yang datang dari video game buatan ayah Sam. Saat menyelidiki sinyal aneh inilah Sam tiba-tiba tersedot ke dunia virtual. Sam tersedot masuk ke dalam dunia yang seharusnya hanya ada dalam video game. Untungnya ada Quorra (Olivia Wilde) yang lantas membantu Sam mencari ayahnya yang selama ini hilang.
Tanpa sepengetahuan Sam, Kevin ternyata terjebak di dunia virtual di mana ia harus bertarung layaknya para gladiator di jaman Romawi kuno. Seiring berjalannya waktu, Kevin pun makin tua dan tak bisa selamanya bertahan di dunia yang sangat keras ini. Bila Sam terlambat datang menyelamatkan sang ayah, bisa jadi ayah-anak ini tak akan lagi bisa bertemu selamanya.

Preview

Chris Pine, Ryan Gosling, dan Michael Stahl-David sempat jadi calon pemeran Sean Flynn meski akhirnya peran ini jatuh ke tangan Garrett Hedlund.
Douglas TenNapel sempat menulis naskah untuk sekuel film TRON yang diberi judul TRON: INTO THE MACHINE.
Sebagai 'penghormatan' pada bagian pertamanya, TRON: LEGACY ini juga akan menampilkan lagu-lagu Journey yang digunakan pada bagian pertama seperti Only Solutions dan 1990's Theme.
Syuting film ini berlangsung 64 hari namun karena banyaknya special effect yang digunakan maka post-production ini malah memakan waktu 68 minggu.
Yori yang ada di bagian pertama tidak akan muncul di bagian kedua. Ini membuat para fans kecewa sampai-sampai mereka berusaha menggalang suara lewat Facebook agar aktris Cindy Morgan bisa tampil dalam film ini.
Gedung yang digunakan dalam bagian pertama sebenarnya adalah Hull Building di Culver City, California. Pada saat TRON: LEGACY dibuat, gedung ini sudah mengalami banyak perubahan sehingga sutradara terpaksa harus membuat sendiri desain interior sekaligus eksterior gedung yang sama di Vancouver.
Biaya untuk kostum dalam film ini mencapai angka US$13 juta. Kabarnya, hanya untuk pakaian pembalap saja harganya bisa mencapai US$600 ribu.

Review

Hampir tiga dasawarsa sudah sejak publik dijejali impian tentang masa depan lewat film bertajuk TRON. Kini, setelah tak ada lagi yang berharap film itu dibuatkan sekuel, tiba-tiba saja muncul TRON: LEGACY yang jelas-jelas jadi kelanjutan dari film yang dirilis tahun 1982 itu. Menarik memang karena film ini seolah jadi 'revisi' dari versi pertama yang memang masih minim dalam hal visual effect.
Mungkin karena berangkat dari ide yang sama pula lantas muncul kesan kalau TRON: LEGACY ini hanya mengumbar teknologi visual effect. Tak bisa disalahkan memang karena film ini memang dibuat sebagai sarana hiburan. Dunia virtual video game yang ada dalam film ini memang terlihat meyakinkan meskipun kita sadar kalau itu hanya tipuan mata. Dari sekian banyak efek, bisa jadi yang paling menarik memang adalah proses pembuatan clone dari Jeff Bridges yang terlihat masih sangat muda.
Di 2010 ini, Kosinski membuat semua itu berubah seiring berkembangnya teknologi mengikuti perkembangan jaman.
Salah satu alasan gua nonton 3D adalah karena trailer-trailer dari promosi film ini yang menampilkan unsur-unsur visual effect yang boleh dibilang “Wah!”. Hasilnya sangat memuaskan. TRON benar-benar berhasil menampilkan unsure 3D yang nyata dari keseluruhan film, terutama bagian action ketika adu motor.
Dari segi jalan cerita, TRON bisa dibilang biasa-biasa saja, tidak ada yang spesial kecuali penampilan Jeff Bridges yang berhasil menyelematkan nyawa film ini. Sedang Garrett Hedlund dan Olivia Wilde masih jauh di bawah Jeff Bridges.
Dari segi latar sendiri TRON tidaklah terlalu buruk mengingat seberapa canggihnya teknologi yang mendukung.
So, TRON memang lemah dari segi jalan cerita, tapi bagi Anda yang memutuskan untuk menonton film ini di teater 2D, bersiaplah kecewa karena Anda tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali jalan cerita yang sempit. Jika Anda memutuskan untuk menyaksikannyan dalam format 3D (Real D), pilihlah kursi yang tepat, popcorn di tangan Anda, lalu nikmati film yang penuh dengan teknologi canggih ini yang siap ‘menusuk’ mata Anda di tempat. Anda akan mendapatkan hasil yang sepadan dengan uang yang Anda keluarkan untuk menonton.


So, ENJOY IT ON 3D (VERY VERY RECOMMENDED ON 3D)!!!!!!!!!!!!!......

Rating:
Story: 5/10
Artist: 6/10
Ending: 5/10
3D: 9/10
Overall: 7/10

Tidak ada komentar:

Oz: The Great and Powerful

Oz: The Great and Powerful