Jack The Giant Killer

Jack The Giant Killer

Kamis, 18 Oktober 2012

Review: Moonrise Kingdom ~ The Best from Wes Anderson so Far!



Genre: Comedy, Drama, Romance
Directed By: Wes Anderson
Starring: Bill Murray, Bruce Willis, Edward Norton, Frances McDormand, Jason Schwartzman, Tilda Swinton, Jared Gilman, Kara Hayward
Distributed By: Focus Features
Produced By: Scott Rudin Productions
MPAA Rating: PG-13 for sexual content, suggestive dancing, some heavy drinking, and language
Running Times: 94 Minutes

Synopsis

Terletak di sebuah pulau di lepas pantai New England pada musim panas 1965, Moonrise Kingdom menceritakan kisah sepasang anak yang berusia 12 tahun yang jatuh cinta, membuat perjanjian rahasia, dan lari bersama-sama ke padang gurun. Berbagai otoritas pun mencoba untuk mencari dan menemukan mereka, tetapi badai yang siap menerjang pulau tersebut sepertinya akan membuat segalanya menjadi lebih sulit lagi. Bruce Willis memainkan sheriff setempat. Edward Norton berperan sebagai pemimpin Pramuka. Bill Murray dan Frances McDormand berperan sebagai orang tua dari Suzy yang diperankan oleh Kara Hayward.

Review

Bagus, lucu dan benar-benar sebuah film yang memberi kita memori akan masa muda dan masa kanak-kanak di mana pada masa-masa tersebut tidak semua dari kita dapat bertingkah layaknya seorang anak muda yang perlu pembelajaran dari orang tua. Tapi pada film Moonrise Kingdom digambarkan sepasang anak muda yang mencoba jalinan kasih di mana mereka mencoba menggambarkan sepasang anak muda yang kurang mendapat pengajaran dan perhatian dari orang tuanya. Yang satu benar-benar hidup sendiri sedang yang satu lagi mencoba mendapat perhatian dari orang tua. Keduanya kabur karena dijauhi dan hidup bersama layaknya sepasang kekasih. 


Hal ini digambarkan oleh Wes Anderson dengan sangat baik. Jared Gilman dan Kara Hayward yang berperan sebagai Sam dan Suzy patut mendapat pujian setinggi-tingginya atas akting mereka yang mampu menjelaskan kepada kita semua seperti apa seorang anak yang jauh dari pergaulan dan tidak mendapat perhatian yang mendalam dari kedua orang tuanya. Satu nama yang tidak pernah lepas dari beberapa karya Wes Anderson adalah aktor Bill Murray. Bill sudah pernah bekerja sama dengan Wes Anderson dalam film The Life Aquatic with Steve Zissou, The Royal Tenenbaums, Fantastic Mr. Fox, dan Rushmore. Dan mereka berdua akan kembali bekerja sama dalam film The Grand Budapest Hotel pada tahun 2014 nanti. Pemeran lainnya seperti Bruce Willis, Tilda Swinton, Frances McDormand, Edward Norton dan Jason Schwartzman juga tampil cukup baik pada film ini.


Secara keseluruhan Moonrise Kingdom diperuntukkan untuk kalangan remaja dan ke atas. Dan film ini bukan film yang baik untuk ditonton anak-anak di bawah umur karena pengaruh negatif yang takutnya nanti ditimbulkan usai menonton film ini. Maka tidak heran Rating PG-13 pun disematkan pada film ini. Tapi Moonrise Kingdom adalah karya terbaik dari seorang Wes Anderson sejauh ini sepanjang dia berkarya di dunia perfilman. Tonton film lainnya yang banyak memberi pelajaran moral ke kita semua.

Rating
Cerita: 8/10
Pemain: 8/10 
Ending: 8/10
Overall: 8/10

~ HT ~

Review: Rock Of Ages ~ When Rock Music Makes Me Bored



Genre: Comedy, Drama, Musical
Directed By: Adam Shankman
Starring: Julianne Hough, Diego Boneta, Russell Brand, Paul Giamatti, Catherine Zeta-Jones, Malin Akerman, Mary J. Blige, Alec Baldwin, Tom Cruise
Distributed By: Warner Bros. Pictures
Produced By: Maguire Entertainment
MPAA Rating: PG-13 for sexual content, suggestive dancing, some heavy drinking, and language
Running Times: 125 Minutes (Theatrical Version) / 136 Minutes (Extended Version)

Synopsis

Sherrie (Julianne Hough) adalah seorang perempuan yang berasal dari daerah kecil di Oklahoma, berkelana ke Los Angeles untuk mewujudkan mimpinya sebagai seorang penyanyi. Bertemu dengan Drew (Diego Boneta) adalah awal mula kisahnya untuk menjadi seorang penyanyi. Mulai dairi pertemanan, persahabatan hingga jalinan cinta di antara mereka berdua yang nantinya akan mewujudkan mimpi mereka yang sama, yakni sebagai berdiri di atas panggung sebagai seorang penyanyi.

Review

Jalan cerita pada film-film musikal seperti Mamma Mia!, High School Musical, Fame dan Burlesque sudah dapat diprediksi hanya dengan membaca sinopsisnya saja. Terkecuali untuk film musikal seperti Sound of Music dan Phantom of the Opera yang memang benar-benar memanjakan para penonton lebih dari sekedar cerita dan musik di dalamnya. Rock of Ages adalah film drama musikal yang dibintangi sederetan bintang ternama seperti Tom Cruise dan Mary J. Blige yang kali ini mengambil aliran musik Rock dalam alur ceritanya (beberapa film biasa menampilkan musi blues, jazz, R&B dan pop). Benar saja alur cerita Rock of Ages mudah ditebak dan boleh saya katakan cukup membosankan. Hanya ada beberapa adegan musikal yang memang menaikkan semangat menonton tapi sisanya membosankan. Film musikal yang mengambil latar musik Rock harusnya bisa 'membakar' semangat penonton ketika menyaksikannya. Tapi hal ini tidak dapat kita rasakan pada film ini.


Lagu-lagu yang ada memang hampir dari banyak penonton mungkin mengenalinya karena cukup terkenal, seperti More Than Words, I Love Rock 'n Roll dan masih banyak lagi. Tapi lagu-lagu tersebut tidak dipadukan dengan alur cerita dan situasi yang pas yang ada pada film. Latar penari dan unsur-unsur yang ada ketika adegan musikal berlangsung juga tidak terlalu menyatu dengan keadaan yang seharusnya. Tapi untungnya lagu-lagu rock yang dibawakan sedikit dapat menghibur kita.


Para pemain yang tampil di sini juga tidak terlalu maksimal. Hanya saja untuk Julianne Hough yang berperan sebagai Sherrie tampil cukup menawan dengan aksi-aksi panggung dan nyanyiannya. Tom Cruise yang berperan sebagai Stacee Jaxx benar-benar menghilangkan kharisma sosok dirinya yang sudah digambarkan oleh banyak penonton sebagai pemain film action seperti perannya sebagai Ethan Hunt dalam film Mission: Impossible. Tom berperan sebagai penyanyi Rock yang sudah terkenal dan melegenda di sini. Tapi sayang perannya tersebut menurut saya malah menjatuhkan citranya sebagai sosok Tom Cruise yang nekat dan pemberani. Sedang peran pemain lainnya seperti Alec Baldwin, Paul Giamatti, Russell Brand dan Catherine Zeta-Jones tampil kurang baik pada film ini dan terkesan hanya mendukung seadanya saja. Khusus untuk Alec Baldwin dan Russell Brand, terdapat adegan musikal di mana keduanya terlibat dan adegan tersebut sangat ingin segera dilupakan atau lebih baik dihapus saja dari film.

Secara keseluruhan Rock of Ages sebenarnya mencoba membawa alur musik Rock ke dalam film. Tapi sepertinya hal itu kurang berhasil diramu oleh Adam Shankman. Ada baiknya jika para sutradara ingin membuat film musikal melihat kembali kesuksesan film-film musikal seperti Sound of Music dan The Phantom of the Opera.

NOTE: Film musikal lainnya yang akan tayang tahun ini Les Miserables akan diperankan oleh Anne Hathaway, Amanda Seyfried, Hugh Jackman dan Russel Crowe. Keyakinan penuh para penonton kalau film ini akan masuk nominasi Oscar tahun depan, membuat saya yakin kalau ini adalah obat penyembuh dari beberapa film musikal yang ada beberapa tahun ini.

Rating
Cerita: 5/10
Pemain: 4/10 (For Julianne Hough: 7/10)
Musik: 7/10
Koreografi: 5/10
Ending: 5/10
Overall: 5/10

~ HT ~

Selasa, 16 Oktober 2012

Review: DREDD ~ When Dredd Do the Judgment, We Judge the Movie



Genre: Action, Adventure, Thriller
Directed By: Pete Travis
Starring: Karl urban, Olivia Thirlby, Lena Headey
Distributed By: Lionsgate Films
Produced By: DNA Films
Running Times: 95 Minutes
MPAA Rating: R for strong bloody violence, language, drug use and some sexual content

Synopsis

Di sebuah kota futuristik di mana kekerasan terjadi dimana-mana dan polisi memiliki wewenang untuk bertindak sebagai penegak keadilan sekaligus penghakim, Judge Dredd (Karl urban), seorang haikm yang terkenal elit dan tegas, bersama Anderson (Olivia Thirlby), salah satu rekrutan baru, berusaha menghancurkan kekuasaan di Peach Trees, salah satu apartemen berlantai 200 yang dikuasai oleh gembong narkoba yang dikepalai oleh Ma-Ma (Lena Headey).

Review

Pertama melihat dari trailer Dredd, ada dua hal yang bisa saya tangkap. Pertama, action dan cerita terinspirasi dari film Indonesia, The Raid. Dan yang kedua, saya optimis Dredd kali ini akan lebih baik dari pada Dredd yang dulu diperankan oleh Sylvester Stallone. Dan ternyata dugaan saya benar adanya. Jalan cerita benar-benar mirip seperti film The Raid di mana satu tim penegak keadilan datang ke suatu tempat atau gedung bertingkat lebih jelasnya untuk menghancurkan sebuah kelompok atau gembong penjahat di mana di tiap lantai pasti ada rintangan yang menghadang. Dan walau cerita memang jauh lebih baik dari Dredd versi Stallone, bagi saya Dredd terlihat biasa-biasa saja. Bahkan kalau mau dibandingkan dengan The Raid, sangat jauh perbedaannya. Memang Dredd menampilkan action yang keji dan berdarah-darah, tapi sayang jalan cerita agak sedikit garing dan terlalu mudah untuk ditebak bagaimana cerita akan berlanjut dan berakhir.

Dari sekian banyak adegan di film Dredd, ini adalah adegan paling eksplosif

Dari segi para pemain, Karl Urban cukup baik berperan sebagai Dredd daripada Stallone dan tidak terlihat konyol walau di sepanjang film wajahnya terus tertutup dengan helm khas Dredd. Olivia Thirlby yang berperan sebagai Anderson sedikit agak mengecewakan karena menurut saya kurang adanya karakter yang kuat dari Olivia untuk memerankan Anderson yang malah menurut saya Anderson adalah sesosok perempuan yang terlalu baik untuk disuruh membunuh seseorang. Malah mungkin Dredd akan lebih baik lagi ceritanya apabila Anderson diceritakan bukan sebagai pendamping Dredd melainkan korban yang terjebak di dalam gedung tersebut dan akan mendapat peran yang cukup banyak. Lena Headey berperan sebagai Ma-Ma menurut saya hanyalah sebagai pengisi slot kosong untuk tokoh antagonis. Lena Headey yang mungkin bagi saya sudah terlalu terpaku dengan perannya sebagai Cersei Lannister pada TV Series, Game of Thrones, tidak berakting layaknya seorang penjahat. Ma-Ma terlihat hanya berdialog dalam kondisi teler tanpa bertindak sedikit pun. Mungkin Ma-Ma adalah musuh termudah dalam film seperti ini di mana Dredd terlalu perkasa dengan perlengkapannya yang Heavy Equipment.


Secara keseluruhan Dredd biasa-biasa saja untuk ukuran film action. Tapi mungkin bagi para penonton yang belum menyaksikan The Raid, akan memiliki pandangan berbeda mengenai film Dredd. Walau begitu, Dredd kali ini setidaknya jauh lebih baik dari pada versi Stallone. 

Rating
Cerita: 5/10
Pemain: 5/10
Ending: 5/10
Overall: 5/10

~ HT ~

Selasa, 09 Oktober 2012

Review: Looper ~ 2012 is the Year of JGL!



Genre: Action, Sci-Fi, Thriller
Directed By: Rian Johnson
Starring: Joseph Gordon-Levitt, Bruce Willis, Emily Blunt, Paul Dano, Noah Segan, Jeff Daniels
Distributed By: TriStar Pictures
Produced By: Endgame Entertainment
MPAA Rating: R for strong violence, language, some sexuality/nudity and drug use
Running Time: 118 Minutes

Synopsis

Pada tahun 2072 ketika para Mob ingin menyingkirkan seseorang yang dianggap berbahaya, maka orang tersebut akan dikirim pada masa 30 tahun sebelumnya di mana seorang penembak yang telah disewa atau disebut Looper, telah menunggu untuk melaksanakan tugasnya. Joe (Joseph Gordon-Levitt) adalah seorang pembunuh bayaran yang bekerja untuk sebuah organisasi kriminal bernama Looper, dimana tugasnya adalah membunuh para penjahat yang dikirim dari masa depan. Hingga pada suatu ketika ia mengetahui kalau target berikutnya adalah dirinya sendiri dari masa depan (Bruce Willis), yang memberikan perlawanan keras untuk bertahan hidup dan berusaha merubah sejarah.

Review

Kalau saya boleh katakan, Looper adalah salah satu film terbaik di tahun 2012 ini. Bahkan harus saya akui jalan cerita Looper lebih unggul ketimbang film-film Box Office tahun ini yang berbujet besar seperti Amazing Spider-Man, MIB III dan Avengers. Rian Johnson sebelumnya pernah bekerja sama dengan JGL pada film Brick tahun 2005 yang cukup mendapatkan apresiasi atas filmnya tersebut. Kini keduanya kembali lewat film Looper.


Jujur sebelum menonton film ini, saya merasa jalan cerita Looper menarik sekaligus unik tanpa ada sisi dari cerita yang perlu dikhawatirkan. Tapi nyatanya 30 menit pertama ternyata film berjalan agak berat dan cukup kompleks. Alur cerita mungkin akan terasa sedikit aneh dan datar dan mungkin menimbulkan tanda tanya apa yang sebenarnya coba dijabarkan dari film Looper berkaitan dengan sinopsisnya. Tapi setelah 30 menit pertama lewat di mana pada adegan pertemuan pertama antara Joe (JGL) dan Old Joe (Bruce Willis) barulah saya mengerti dan benar-benar jelas akan jalan cerita dari Looper yang ternyata bagus dan cukup seru untuk diikuti sampai akhir. Adegan action sendiri tidak terlalu menononjol dalam film ini. Tapi hal tersebut berhasil ditutupi dengan alur cerita yang bagus dan unik. Film akan mencampurkan unsur drama dengan hubungan antar karakter di dalamnya yang cukup baik dan kreatif untuk dibangun. Dialog-dialog yang ada juga cukup mendukung dan mengundang tensi pada beberapa adegan tertentu. 


Untuk peran para pemain, JGL memang patut mendapat acungan jempol. 2012 adalah tahunnya JGL. The Dark Knight Rises, Premium Rush dan Looper adalah bukti bahwa dirinya patut diperhitungkan pada tahun-tahun mendatang. Di poster terpampang nama JGL dan nama besar Bruce Willis. Tapi JGL benar-benar memanfaatkan porsi besar dan maksimalnya dalam film ini. Bruce Willis tampil cukup baik bersama Emily Blunt, tapi peran mereka tidak dapat menutupi dominasi JGL sebegai Joe muda dalam film ini.

Secara keseluruhan Looper adalah film yang menarik dan unik dalam penjabaran jalan cerita. Sederhana dalam penulisan di sinopsis tapi berakar dalam 118 menit film berlangsung. Ending yang ditampilkan dalam film ini mungkin beberapa penonton sudah bisa menebak tapi bagaimana proses film ini berakhir menjadi nilai tambah sendiri bagi Rian Johnson yang berhasil mengelabui para penonton akan tebakan ending yang sudah ada di benak kepala kita. Well Done!

Rating
Cerita: 8/10
Pemain: 8/10
Ending: 8/10
Overall: 8/10

~ HT ~

Rabu, 03 Oktober 2012

Review: Taken 2 ~ Not as Good as the First One. But Liam Neeson still Got It!



Genre: Action, Crime, Drama
Directed By: Olivier Megaton
Produced By: Luc Besson
Starring: Liam Neeson, Maggie Grace, Famke Janssen, Rade Sherbedgia
Distributed By: 20th Century Fox
Produced By: EuropaCorp
Running Time: 91 Minutes
MPAA Rating: PG-13 for intense sequences of violence and action, and some sensuality

Synopsis

Bryan Willis (Liam Neeson) harus kembali menghadapi teror yang menimpa dirinya dan juga keluarganya. Bersama Lenore (Famke Janssen) istrinya dan juga anak satu-satunya, Kim (Maggie Grace), mereka berlibur ke Istanbul, Turki. Murad bersama para muridnya mengejar Bryan dan keluarganya ke Istanbul untuk balas dendam atas apa yang telah diperbuat oleh Bryan pada film pertamanya, yaitu membunuh anaknya di kursi listrik. Tidak hanya itu, Murad juga menjanjikan balas dendam untuk semua orang yang telah dibunuh oleh Bryan kepada keluarga dari para korban masing-masing. Dan sekali lagi, Bryan harus menghadapi teror yang menyerang dirinya dan keluarganya.

Review

Seharusnya opening scene pada film Taken 2 ini dijadikan sebagai ending atau mungkin secret ending dari film Taken yang pertama. Dan mungkin ini akan membuat animo penonton lebih besar menantikan film keduanya dan juga tidak terkesan dipaksakan untuk dilanjutkan walau pun memang dari segi jalan cerita yang ditampilkan memang cukup bagus dan aroma balas dendam yang ada sangat pas dimasukkan pada film kedua ini. Tapi sekali lagi, Taken 2 akan mendapat pandangan berbeda apabila adegan pembukanya ditampilkan sebagai ending pada film pertama. Anyway, it's just my opinion guys :D

Jalan ceritanya bagus dan memang pas untuk dijadikan sebuah sekuel. Tapi mungkin kekurangannya adalah durasi dan alur cerita. Durasi yang hanya 91 menit terasa cepat sekali untuk menonton film action seperti ini. Alur cerita cukup baik sebenarnya tapi tidak sebagus film pertamanya. Hal ini mungkin dikarenakan durasi film yang terlalu cepat untuk ukuran film action seperti ini. Walau tidak lebih bagus dari film pertamanya, Taken 2 masih menarik dan seru untuk dinikmati.


Untuk adegan action sendiri boleh dibilang cukup menawan walau lagi-lagi, film pertamanya masih lebih unggul. Di film kedua ini akting Liam Neeson tetap mendapat tempat tersendiri. Kharisma yang ditampilkan sebagai seorang Bryan masih melakat dengan baik pada dirinya. Setiap adegan action yang dilakoninya seakan seperti melihat seorang jagoan tanpa ada rasa takut dan siap mati di arena tempur. Maggie Grace yang terlihat kalem di film pertama, tampil sangat berani pada film ini. Kim yang diperankan Maggie melakoni beberapa adegan action terutama pada adegan kejar-kejaran mobil. Maggie tampil cukup baik yang setidaknya bisa membiarkan Liam beristirahat sebentar (Faktor 'U' hehe...).

Salah satu faktor yang ingin dilihat para penonton dari film action tentunya adalah sang penjahat. Kalau saya boleh deskripsikan dengan satu kata singkat tentang penjahat di Taken 2 ini, 'NATO' (Not Action Talk only). Ya, itulah yang bisa saya gambarkan. Entah mungkin karena musuhnya terlalu lemah atau mungkin Liam Neeson yang terlalu jago atau bahkan semakin jago (makin tua makin jadi :P). Para penjahat di film kedua ini terlihat hanya mengancam pada awal-awal film dan ketika Bryan muncul semuanya terasa seperti memainkan game God Of War di mana kali ini Bryan berperan sebagai peran utama pengganti Kratos. Kalau dibandingkan dengan film pertama, konflik dan para penjahatnya masih jauh lebih unggul pada film Taken yang pertama.

Tapi secara keseluruhan saya suka dengan film keduanya ini. Apalagi taktik yang digunakan oleh Bryan ketika mengajarkan taktiknya kepada Kim itu benar-benar di luar dugaan. Jenius walau saya masih berpikir apa memang benar bisa seperti ini.  Dan kalau mau dibandingkan seberapa jago Liam Neeson, simak dialog berikut ;)

Pada film pertama Taken, Bryan mengatakan,

Bryan: I don't know who you are. I don't know what you want. If you are looking for ransom, I can tell you I don't have money. But what I do have are a very particular set of skills; skills I have acquired over a very long career. Skills that make me a nightmare for people like you. If you let my daughter go now, that'll be the end of it. I will not look for you, I will not pursue you. But if you don't, I will look for you, I will find you, and I will kill you.

Dan pada film keduanya ini, Bryan mengatakan,

Kim: What are you gonna do? 
Bryan Mills: What I do best. 


Rating
Cerita: 7/10
Pemain: 7/10
Ending: 6/10
Overall: 7/10

~ HT ~

Senin, 01 Oktober 2012

Top 10 Movies on October 2012: 007 Returns!


Skyfall

In Movie Theaters: October 26, 2012 (UK) & November 2012 (USA & Nationwide)    
Directed by: Sam Mendes
Starring: Daniel Craig, Javier Bardem, Naomie Harris, Judi Dench, Berenice Marlohe, Ben Whishaw
Distributed by: Sony Pictures
Produced by: Eon Productions Ltd.
Synopsis:
In Skyfall, James Bond (Daniel Craig)’s loyalty to M (Judi Dench) is tested as her past comes back to haunt her. As MI6 comes under attack, 007 must track down and destroy the threat, no matter how personal the cost.

Frankenweenie  

Directed by: Tim Burton
Starring: Winona Ryder, Martin Landau, Martin Short, Catherine O'Hara, Atticus Shaffer, Robert Capron 
Distributed by: Walt Disney Pictures
Produced by: Tim Burton Productions
Synopsis:
From creative genius Tim Burton comes Frankenweenie, a tale about a boy and his dog. After unexpectedly losing his beloved dog Sparky, young Victor harnesses the power of science to bring his best friend back to life—with just a few minor adjustments. He tries to hide his home-sewn creation, but when Sparky gets out, Victor’s fellow students, teachers and the entire town all learn that getting a new “leash on life” can be monstrous.

Taken 2

Directed by: Olivier Megaton
Starring: Liam Neeson , Maggie Grace, Rade Sherbedgia, Famke Janssen, Luke Grimes, Leland Orser
Distributed by: 20th Century Fox
Produced by: EuropaCorp
Synopsis:
Set in Istanbul, Liam Neeson returns as Bryan Mills, the CIA agent with "a particular set of skills" for hunting down bad guys, but this time his daughter (Maggie Grace) has to help rescue him when associates of the villains he killed the first time around decide to get their revenge.

Argo

Directed by: Ben Affleck
Starring: Ben Affleck, Alan Arkin, John Goodman, Bryan Cranston, Scoot McNairy, Kyle Chandler
Distributed by: Warner Bros. Pictures
Produced by: GK Films
Synopsis:
Based on true events, Argo chronicles the life-or-death covert operation to rescue six Americans, which unfolded behind the scenes of the Iran hostage crisis--the truth of which was unknown by the public for decades. On November 4, 1979, as the Iranian revolution reaches its boiling point, militants storm the U.S. embassy in Tehran, taking 52 Americans hostage. But, in the midst of the chaos, six Americans manage to slip away and find refuge in the home of the Canadian ambassador. Knowing it is only a matter of time before the six are found out and likely killed, a CIA "exfiltration" specialist named Tony Mendez (Ben Affleck) comes up with a risky plan to get them safely out of the country. A plan so incredible, it could only happen in the movies.

Seven Psychopaths

Directed by: Martin McDonagh
Starring: Sam Rockwell, Christopher Walken, Colin Farrell, Woody Harrelson, Tom Waits, Olga Kurylenko
Distributed by: CBS Films
Produced by: Hanway Films
Synopsis:
Story follows a screenwriter (Colin Farrell) struggling for inspiration for his script, Seven Psychopaths, who gets drawn into the dog kidnapping schemes of his oddball friends (Sam Rockwell and Christopher Walken). Things take a turn for the worse when a gangster's (Mickey Rourke) mutt goes missing.

Alex Cross

Directed by: Rob Cohen
Starring: Tyler Perry, Matthew Fox, Ed Burns, Jean Reno, John C. McGinley, Rachel Nichols
Distributed by: Summit Entertainment
Produced by: QED International
Synopsis:
Alex Cross follows the homicide detective/psychologist (Tyler Perry), from the worldwide best-selling novels by James Patterson, as he meets his match in a serial killer (Matthew Fox). The two face off in a high-stakes game of cat and mouse, but when the mission gets personal, Cross is pushed to the edge of his moral and psychological limits in this taut and exciting action thriller.

Paranormal Activity 4 

Directed by: Henry Joost, Ariel Schulman
Starring: Katie Featherston, Brady Allen, Kathryn Newton, Matt Shively
Distributed by: Paramount Pictures
Produced by: ROOM 101
Synopsis:
The story takes place in 2011, five years after Katie killed her boyfriend Micah, sister Kristi, her husband Daniel and took their baby, Hunter (now named Robbie). Story focuses on Alice and her mom, experiencing weird stuff since the new neighbors (Katie and Robbie) moved in the town. The plot follows Katie and Hunter Rey (now age 6), who have just moved into a house together as mother and son, and their neighbors, Alex and Alex's mother, who begin to experience the same hauntings which followed Katie and Kristi's family.

Chasing Mavericks

Directed by: Curtis Hanson
Starring: Gerard Butler, Elisabeth Shue, Abigail Spencer, Leven Rambin, Scott Eastwood, Taylor Handley
Distributed by: 20th Century Fox
Produced by: Walden Media
Synopsis:
The inspirational true story of real life surfing phenom Jay Moriarity (played by newcomer Jonny Weston). When 15 year old Jay discovers that the mythic Mavericks surf break, one of the biggest waves on Earth, is not only real, but exists just miles from his Santa Cruz home, he enlists the help of local legend Frosty Hesson (played by Gerard Butler) to train him to survive it. As Jay and Frosty embark on their quest to accomplish the impossible, they form a unique friendship that transforms both their lives, and their quest to tame Mavericks becomes about far more than surfing.

Cloud Atlas

Directed by: Tom Tykwer
Starring: Tom Hanks, Halle Berry, Ben Whishaw, Hugo Weaving, Susan Sarandon, Jim Broadbent
Distributed by: Warner Bros. Pictures
Produced by: Anarchos Productions Inc.
Synopsis:
Cloud Atlas explores how the actions and consequences of individual lives impact one another throughout the past, the present and the future. Action, mystery and romance weave dramatically through the story as one soul is shaped from a killer into a hero and a single act of kindness ripples across centuries to inspire a revolution in the distant future. Each member of the ensemble appears in multiple roles as the stories move through time.

Silent Hill: Revelation 3D

Directed by: Michael J. Bassett
Starring: Adelaide Clemens, Kit Harington, Radha Mitchell, Sean Bean, Deborah Kara Unger, Carrie-Anne Moss
Distributed by: Open Road Films
Produced by: Davis-Films
Synopsis:
Heather Mason (Adelaide Clemens) and her father (Sean Bean) have been on the run, always one step ahead of dangerous forces that she doesn't fully understand. Now on the eve of her 18th birthday, plagued by horrific nightmares and the disappearance of her father, Heather discovers she's not who she thinks she is. The revelation leads her deeper into a demonic world that threatens to trap her forever.

Oz: The Great and Powerful

Oz: The Great and Powerful