Jack The Giant Killer

Jack The Giant Killer

Senin, 21 Maret 2011

THOR Movie Posters


'THE STOOL PIGEON', Saat janji adalah segalanya


THE STOOL PIGEON mengisahkan tentang seorang mantan napi bernama Ghost Jr (Nicholas Tse, BEAST STALKER, INVISIBLE TARGET) yang menjadi informan untuk membantu tugas polisi dalam membongkar kejahatan. Adalah Detektif Don Lee (Nick Cheung, BEAST STALKER, CONNECTED) yang menawarkan kerja samanya ini dengan imbalan uang bagi Ghost yang di penjara akibat balap liar. Ghost pun mengambil kesempatan ini agar bisa menolong adiknya keluar dari limbah prostitusi dan untuk membayar hutang ayahnya. Berkat kecanggihan Ghost dalam berkendara, ia dipercaya menjadi sopir oleh perampok Barbarian (Lu Yi). Celakanya, Ghost mulai tertarik pada kekasih Barbarian yaitu Dee (Lunmei Kwai, SECRET, TAIPEI EXHANGES).

THE STOOL PIGEON menyuguhkan banyak action menegangkan, adegan tembak-menembak, kebut-kebutan dan perkelahian yang menantang. Film berbudget USD 4 juta ini kembali mempertemukan Nick Tse dan Nick Cheung setelah THE BEAST STALKER, film laga terbaik Hong Kong tahun 2008. Yang berbeda, dalam THE STOOL PIGEON karakter mereka kebalikan dari THE BEAST STALKER.

Untuk menunjukkan keseriusannya dalam film ini, Nick Tse bahkan rela diplontos. Ia juga melakukan semua adegan-adegan berbahaya sendiri sehingga membuat badannya penuh luka, robek dan harus menenggak obat penghilang rasa sakit (pain killer) setelah adegan laga berakhir. Aktor yang juga penyanyi, sutradara, produser dan komposer itu mengaku bahwa teknik bela diri justru baru dipelajari dari tiap film yang dibintanginya.

Dalam THE STOOL PIGEON, Nick yang pernah meraih penghargaan Best Supporting Actor di ajang Asian Film Awards ke-4 dalam film BODYGUARDS AND ASSASINS tahun 2010 ini, memiliki karakter yang sungguh berlawanan dengan kehidupan nyata yaitu tertutup dan pasif. Nick Tse juga tidak punya beban bermain bersama Nick Cheung yang memberinya banyak penghargaan dalam akting mereka di BEAST STALKER. Begitu pula Nick Cheung.

Sabtu, 19 Maret 2011

Movie Hunt (Part 2) ~ The Answer!

1. "If you're good at something, never do it for free" ~ The Dark Knight by Joker (Heath Ledger)
2. "Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get" ~ Forrest Gump by Forrest Gump (Tom Hanks)
3. "This city is afraid of me. I've seen its true face" ~ Watchmen by Rorschach (Jackie Earle Harley)
4. "Tonight, we dine in hell!" ~ 300 by King Leonidas (Gerard Butler)
5. "Hello, Sidney" ~ Scream by Billy (Skeet Ulrich)
6. "I'll be back" ~ Terminator by The Terminator (Arnold Schwarzenegger)
7. "I'm going to make him an offer he can't refuse" ~ The Godfather by Don Vito Corleone (Marlon Brando)
8. "My Precious" ~ The Lord of the Ring : The Two Towers by Gollum (Andy Serkis)
9. "Ask any racer, any real racer. It doesn't matter if you win by an inch or a mile; winning's winning" ~ The Fast and the Furious by Dominic Toretto (Vin Diesel)
10. "Do, or do not. There is no 'try'" ~ Star Wars Episode V: The Empire Strikes Back by Yoda (Frank Oz)
11. "It takes a great deal of bravery to stand up to your enemies, but a great deal more to stand up to your friends" ~ Harry Potter and the Goblet of Fire by Albus Dumbledore (Michael Gambon)
12. "I'm the king of the world!" ~ Titanic by Jack Dawson (Leonardo DiCaprio)
13. "Hasta la vista, baby" ~ Terminator 2: Judgement Day by The Terminator (Arnold Schwarzenegger)
14. "The comedian was dead" ~ Watchmen by Laurie Jupiter / Silk Spectre II (Malin Akerman)
15. "The time has come!" ~ Transformers: Revenge of the Fallen by The Fallen
16. "I'm dishonest, and a dishonest man you can always trust to be dishonest..." ~ Pirates of the Caribbean by Jack Sparrow (Johnny Depp)
17. "I need a pig here!" ~ Alice in Wonderland by Red Queen (Helena Bonham Carter)
18. "I kill Sirius Black...I kill Sirius black..." ~ Harry Potter and the Order of the Phoenix by Bellatrix (Helena Bonham Carter)
19. "Life is not the amount of breaths you take. It’s the moments that take your breath away." ~ Hitch by Alex 'Hitch' Hitchens (Will Smith)
20. "Dreams feel real while we're in them. It's only when we wake up that we realize something was actually strange." ~ Inception by Cobb (Leonardo DiCaprio)

Jumat, 11 Maret 2011

Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (Sneak Peek!)


Plot:
“Jack Sparrow and Barbossa embark on a quest to find the elusive fountain of youth, only to discover that Blackbeard and his daughter are after it too”

Pirates of the Caribbean 4 will be released on May 20, 2011.

Sabtu, 05 Maret 2011

Kung Fu Panda 2 (Poster + NEW TRAILER!)

MOVIE POSTER







MOVIE TRAILER


The King's Speech, 'When the King Answered to Oscar'


Menjadi gagap sangat menyakitkan bagi sebagian orang yang terpaksa harus mengerem aktivitas bicaranya jika tak mau jadi bahan lelucon. Tapi apa jadinya jika kondisi 'patah-patah omongan' ini dialami seorang raja yang harus tampil berwibawa saat berpidato di depan publik. Beban sosial inilah yang dihadapi Raja Albert Frederick Arthur George (Bertie) saat harus memimpin Inggris Raya setelah meninggalnya Raja George V.

Bertie, panggilan keluarga untuk King Albert, merasa tertekan dengan kondisi yang dialaminya. Menjadi putra Raja yang seringkali harus berbasa-basi dengan segala kunjungan kerajaan, berbicara di depan publik, dan berbicara dengan ayahnya (Raja George V) adalah saat-saat yang menyiksa.

Beragam cara dicoba Bertie untuk menyembuhkan gagapnya, termasuk melakukan terapi mengulum kelereng, semua pernah dilakukannya. Sayang tak satupun bisa mengurangi kegagapannya. Sampai akhirnya istri Bertie (Elizabeth Bowles-Lyon), bertemu dengan Lionel Louge, terapis bicara asal Australia.

Lionel bersedia membantu, asal terapi dilakukan di kantornya dan menolak memanggil Yang Mulia. Batasan antara Raja dan rakyatnya mendadak hilang, saat Bertie dan Lionel bertemu di ruang terapis Lionel yang suram dan sederhana.

Kesabaran Lionel akhirnya bisa mengurangi kegagapan Bertie dan membantu mengubah sifat Bertie yang tak sabaran, emosional, dan rasa minder yang terbentuk sejak kecil. Tekanan dari Raja George V dan perlakuan pengasuhnya membuat kegagapan Bertie semakin menjadi saat dia dewasa.

Kenyataan pahit harus menjadi raja setelah David (King Edward VIII) menolak menduduki tahtah monarki Inggris dan lebih memilih menikah dengan janda dua kali cerai, membuat Bertie semakin tersiksa akan beban sosial menjadi raja.

Bertie semakin stres, tidak hanya ketakutannya harus berbicara dengan anggota parlemen, tapi juga harus berpidato di depan publik sebagai Raja kerajaan Inggris untuk mengumumkan perang terhadap Jerman, pada 3 September 1939.


Proses Bertie mengatasi kegagapan, kesetiaan Leonal, dan terkuaknya identitas Leonal sebagai terapis gadungan membuat film ini sangat menarik. Akting Colin Firth sebagai Bertie begitu cerdas, bicara gagapnya terasa sangat nyata diramu dengan ekspresi emosi yang meledak-ledak. Tak heran jika Firth masuk dalam nominasi aktor terbaik dan mengukuhkan THE KING'S SPEECH sebagai film terbaik Oscar tahun ini.

Melihat film ini, terasa trenyuh sekaligus takjub. Tak pernah sekalipun membayangkan begitu putus asanya mengeluarkan sederet kalimat sederhana yang telah tersusun di kepala, tapi yang keluar hanya sepatah kata, decakan lidah tak jelas, dan sedikitnya butuh waktu lebih dari 10 menit hanya untuk berucap satu kalimat yang terdiri dari enam kata. Sungguh membutuhkan perjuangan lebih untuk bicara dengan normal tanpa harus membuat lawan bicara mati bosan menunggu si gagap bicara.

Tak ada yang lucu dengan kondisi 'kegagapan' yang selama ini kerap jadi jualan lawakan-lawakan di televisi lokal, tapi kegagapan adalah masalah kita. Bagaimana sikap kita mendengar, bersabar dengan penderita gagap, dan tak menjadikannya olok-olokkan.

Film THE KING'S SPEECH tidak saja bagus dari pemilihan tema, akting yang brilian, dan kekuatan cerita, tapi juga menjadi kisah yang menginspirasi jutaan penderita 'patah bicara' bahwa mereka ada di antara kita. Film ini juga menyindir kita untuk lebih bisa mendengar, berjuang dan bersabar laiknya penderita gagap.  

Selasa, 01 Maret 2011

Top 5 Movies on March 2011

5. The Adjustment Bureau


Masa depan David Norris (Matt Damon) memang sudah bisa diprediksi. Mantan pemain basket Fordham University ini punya karisma sekaligus kepiawaian di dunia politik. Semua orang tahu kalau David bakal bersinar di dunia politik Amerika Serikat namun tak ada yang benar-benar tahu kalau sebenarnya ada sesuatu yang bergejolak dalam diri David.
Awalnya semua berjalan lancar. David asyik dengan dunia politik yang telah digelutinya cukup lama. Tapi dalam sekejap mata semua itu berubah. Seorang penari balet bernama Elise Sellas (Emily Blunt) tiba-tiba saja hadir dalam kehidupan David dan membuat David jadi kehilangan arah. Semua yang selama ini ia angan-angankan sepertinya jadi tak penting lagi sejak munculnya Elise.
Anehnya, seolah ada kekuatan yang berusaha memisahkan David dari Elise. Semakin David berusaha, semakin jauh pula David dari Elise. Akhirnya David sadar kalau ada pihak yang tak menginginkannya dekat dengan Elise. Orang-orang dari Adjustment Bureau ini akan melakukan apapun agar David dan Elise tak pernah bersatu. Kini semuanya terserah David. Ia harus memilih antara menerima keadaan ini atau berusaha melawan yang artinya membahayakan kariernya di dunia politik.


4. Rango


Bunglon memang selalu bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dalam kondisi ekstrim, bunglon bisa menyembunyikan dirinya di antara benda-benda lain dan tak ada yang bisa melihatnya. Tapi pernahkah Anda berpikir kalau bunglon yang pandai menyesuaikan diri ini juga bisa mengalami krisis identitas? Coba saja tanyakan pada Rango (Johnny Depp).
Rango adalah seekor bunglon yang jadi piaraan seorang anak. Hidupnya sebagai binatang peliharaan memang cukup nyaman. Tak ada yang harus dikhawatirkan lagi termasuk urusan bertahan hidup. Mungkin ini juga yang membuat Rango justru malah mengalami krisis identitas dan memutuskan pergi dari rumah untuk mencari jati dirinya yang hilang.


3. Red Riding Hood


Selama bertahun-tahun penghuni desa kecil di tepi hutan itu hidup dalam ketakutan. Mereka memang telah membuat sebuah perjanjian yang akan membuat mereka selamat dari ancaman para penguasa hutan namun di saat bulan purnama tiba, perjanjian yang selama ini dipegang teguh sepertinya sudah tak berlaku lagi. Akan ada banjir darah di seluruh penjuru desa.
Di saat yang bersamaan, Valerie (Amanda Seyfried), salah satu penghuni desa kecil itu, mengalami masalah berat dalam hidupnya. Ia sangat mencintai Peter (Shiloh Fernandez) namun kedua orang tuanya telah menjodohkan Valerie dengan seorang pria kaya bernama Henry (Max Irons). Tak mau berpisah dari Peter, Valerie pun berencana melarikan diri dari rumah, sayangnya untuk itu ia dan Peter harus melewati hutan belantara yang dikuasai oleh para serigala jadi-jadian.
Sementara itu, penduduk desa yang mulai resah pun meminta bantuan Father Solomon (Gary Oldman), seorang pemburu serigala jadi-jadian, untuk membunuh makhluk buas yang selama ini menebar teror di desa mereka. Betapa terkejutnya penduduk desa saat Father Solomon berkata bahwa bisa saja serigala jadi-jadian yang mereka takuti ini sebenarnya adalah salah satu penghuni desa itu.


2. Battle: Los Angeles


Sepanjang sejarah manusia, ada hal-hal aneh yang tak bisa dijelaskan dari sisi logika. Kejadian aneh itu terulang beberapa kali. Penampakan yang sering disebut sebagai UFO (Unidentified Flying Object) ini memang tak pernah bisa dijelaskan. Siapa mereka sebenarnya dan apa yang mereka inginkan dari para penghuni bumi? Kini, setelah serangkaian kejadian aneh itu, niat mereka baru terungkap.
Ternyata selama ini mereka hanya mengamati kita. Mereka hanya mengukur seberapa maju teknologi yang dimiliki manusia dan bila semua data sudah terkumpul maka tiba saatnya buat mereka untuk menginvasi kita. Tanpa peringatan pasukan makhluk dari luar bumi ini berdatangan dan menghancurkan kota demi kota. Tak ada yang bisa bertahan. Teknologi mereka terlalu maju untuk ukuran bumi.
Satu-satunya kota yang masih tersisa adalah Los Angeles dan kini kota ini pun akan segera jadi kenangan. Satu-satunya harapan manusia adalah bila kota ini tetap bertahan dari gempuran makhluk dari planet lain ini. Mampukah tentara dan menghadapi pasukan dengan peralatan super modern ini? Ataukah ini adalah akhir dari peradaban manusia?


1. Sucker Punch


Ada yang bilang pada saat seseorang sudah tak mampu lagi menahan derita yang ia alami maka muncul kepribadian lain yang akan mengambil alih kendali. Dalam kasus Babydoll (Emily Browning), kepribadian lain ini juga yang bakal menyelamatkannya dari operasi otak yang harus ia jalani akibat ulah ayah tirinya.
Babydoll sebenarnya masih waras namun karena siksaan ayah tirinya, gadis cantik ini memilih hidup di alam lain yang ia ciptakan. Kondisi jadi makin memburuk saat ayah tiri Babydoll membawa gadis ini ke rumah sakit jiwa dan berencana melakukan lobotomy (operasi bedah otak) karena menganggap Babydoll sudah tak waras lagi.
Babydoll cuma punya waktu lima hari sebelum pisau bedah membelah batok kepalanya. Di saat-saat kritis ini Babydoll membawa teman-temannya sesama penghuni rumah sakit jiwa untuk memasuki alam ciptaannya. Di alam ini Babydoll dan kawan-kawannya harus menghadapi petualangan seru di luar yang pernah mereka bayangkan. Di saat batas antara kenyataan dan impian jadi makin tipis, Babydoll harus bertahan atau ia akan kalah di kedua alam ini.


The Other Movie:
- Beastly
- I Saw the Devil (Korean Movie)
- Mars Needs Moms
- Jane Eyre
- Limitless
- The Lincoln Lawyer
- Paul

Oz: The Great and Powerful

Oz: The Great and Powerful