Jack The Giant Killer

Jack The Giant Killer

Selasa, 26 Juni 2012

The Amazing Spider-Man: All You Need to Know About The Characters



The Amazing Spider-Man is an upcoming 2012 American superhero film directed by Marc Webb based on the Marvel Comics superhero Spider-Man created by Stan Lee and Steve Ditko. It is the fourth Columbia Pictures film that portrays Spider-Man in film and is a reboot of the Sam Raimi film series with Andrew Garfield replacing Tobey Maguire as the title role of the superhero. The cast also includes Emma Stone as Gwen Stacy and Rhys Ifans as Dr. Curt Connors. The film will portray Parker as his super powers are evolving in high school and will explore him trying to discover the truth behind his parents, with a theme of him discovering himself in the process. The film also brings to life new designs of the film franchise such as Parker inventing artificial webs like in the original comics instead of organic webs.

The Characters


In Movie An unpopular adolescent struggling to find his place in life ever since his parents disappeared when he was a young boy.

Andrew as Peter Parker Garfield described Parker as someone he can relate to, and claimed the character was an important symbol to him since he was just a toddler. Garfield drew from his life experiences as inspiration for the role, revealing, "I was thinking of my history and thinking of the kid at school who I wasn't as strong as, who behaved badly to a lot of people – including myself – and who I constantly tried to stand up to but never had the physical prowess to". When first wearing the Spider-Man costume Garfield admitted to shedding tears and trying to imagine "a better actor in the suit", which he described as "uncomfortable" and admitted to wearing nothing beneath it since it is skintight. When filming Garfield explained that he had four months of training and described his physical roles on stunts as terribly challenging and exhausting.

About Spider-Man Spider-Man is a fictional comic book superhero who appears in comic books published by Marvel Comics. Created by writer-editor Stan Lee and writer-artist Steve Ditko. Lee and Ditko conceived of the character as an orphan being raised by his Aunt May and Uncle Ben, and as a teenager, having to deal with the normal struggles of adolescence in addition to those of a costumed crimefighter. Spider-Man's creators gave him super strength and agility, the ability to cling to most surfaces, shoot spider-webs using devices of his own invention which he called "web-shooters", and react to danger quickly with his "spider-sense", enabling him to combat his foes.


In Movie A high school classmate and love interest of Peter Parker, a smart, charismatic and rebellious girl who is the chief Intern at Oscorp.

Emma as Gwen Stacy For the role, Stone dyed her hair blonde, her natural hair color even though she is better recognized with red hair. She felt that she had a responsibility to educate herself on Spider-Man, admitting she "hadn't read the comic book growing up, and my experience was with the Sam Raimi movies. . . . I always assumed that Mary Jane was his first love".

About Gwen Stacy Gwendolyn "Gwen" Stacy appears as a supporting character in Marvel Comics' Spider-Man series. Created by writer Stan Lee and artist Steve Ditko. A blonde college student, Gwen was originally the first love of Peter Parker (Spider-Man) before the introduction of Mary Jane Watson. The Green Goblin (Norman Osborn) killed Gwen in The Amazing Spider-Man #121 (June 1973). Both the decision to kill Gwen and the method in which Marvel implemented it remain controversial among fans, but the death became a pivotal point in both Spider-Man’s history and in American comic books in general. Many point to Gwen's death as the end of the so-called Silver Age of comics.


In Movie One of Oscorp's leading scientific minds, who attempts to engineer a revolutionary regeneration serum to help regrow limbs and human tissue. Something goes wrong and he is transformed into the monster known as the Lizard.

Ifans as Connors Ifans said his character spends the majority of the film as a human. While filming for the 9-foot tall Lizard, Ifans was required to wear a CGI suit. Initially, a large stunt-double was used as a stand-in for the role, but Ifans insisted on portraying the transformed character, to which Webb agreed. Commenting on the technology used to bring his character to life, Ifans continued "I had a green suit on, and then this cardboard head, and these big claws... Each and every time you see the Lizard, the technology is so advanced now that when the Lizard's eyes move, they're my eyes. If I frown or show any emotion, they're my emotions."

About The Lizard The Lizard (Dr. Curtis "Curt" Connors) is a fictional character, a supervillain in the Marvel Comics Universe. He is an enemy of Spider-Man. The Lizard first appeared in The Amazing Spider-Man #6 (November 1963), and was created by Stan Lee and Steve Ditko. In 2009, the Lizard was named IGN's 62nd Greatest Comic Villain of All Time.


~ HT ~

Smurfs 2 New Movie Poster


Jumat, 22 Juni 2012

New Poster: Taken 2, Ice Age 4, The Expendables 2




Review: BRAVE ~ Be BRAVE to See Your Faith!



Genre: Animation, Adventure
Director: Mark Andrews
Distributed by: Walt Disney Pictures
Produced by: Pixar Animation Studios
Casts: 
Billy Connolly ... King Fergus (voice) 
Emma Thompson ... Queen Elinor (voice) 
Julie Walters ... Wise Woman (voice) 
Kelly MacDonald ... Princess Merida (voice)
Craig Ferguson ... Lord Macintosh (voice) 
Kevin McKidd ... Lord MacGuffin / Young MacGuffin (voice) 
Running Time: 101 minutes

Synopsis:


Merida adalah seorang putri dan pemanah yang terampil dari Raja Fergus dan Ratu Elinor. Bertekad untuk mengukir dan menentukan takdir sendiri hidupnya, Merida menentang kebiasaan yang kuno suci bagi para pemimpin bangsawan: Lord MacGuffin, Lord Macintosh danLord Dingwall, di mana ketiga pemimpin tersebut mengirim masing-masing anak sulungnya untuk dipasangkan dengan Merida. Tetapi Merida melakukan tindakan yang sudah di luar batas. Dia pergi ke hutan dan menemui pneyihir di tengah hutan dan meminta agar keluarganya dapat melepaskan dirinya untuk menentukan sendiri pilihan hidupnya. Tapi segala tindakan yang ada pasti ada resikonya. Sayangnya Merida tidak pernah berpikir ke sana. Kini Merida harus membereskan segala kekacauan yang telah dia perbuat termasuk bertarung dengan beruang yang buronan di tengah hutan.

Review:
Pertama-tama saya mau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Disney dan Pixar yang telah membuat film animasi BRAVE menjadi sebuah film yang penuh pesan yang sangat menyentuh dan sangat berkesan bagi seluruh penonton seusai menonton film ini. Brave adalah film pertama Disney dengan peran utama seorang wanita, yang diperankan oleh Princess Merida. 


Princess Merida menggambarkan diri kita sebagai manusia ketika kita masih pada masa-masa menanjak dewasa di mana kita sudah mengenal sendiri latar kehidupan kita di mana akhirnya kita mampu menentukan ke mana arah hidup kita nanti. Merida adalah sosok seorang putri yang sebenarnya juga adalah DIRI KITA SENDIRI pada saat ini. Pada masa kanak-kanak kita selalu dididik dengan baik oleh orang tua kita dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang yang sangat besar. Dan ketika kita sudah menanjak remaja lalu dewasa, secara tidak sadar kita mulai melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan orang tua. Orang tua akan selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Dukungan mereka tidak akan pernah habis pada anak-anaknya sekali pun mereka harus mengorbankan sesuatu yang berharga.


King Fergus seakan menggambarkan sosok seorang ayah yang terlalu didominasi oleh keinginan keluarga secara sepihak. Sosok seorang ayah yang perlu diingatkan dan ditegaskan dalam melakukan sesuatu tapi mempunyai hati dan kesadaran yang sangat mendalam untuk menanggung beban keluarga. Kadang kala seorang anak dikatakan lebih dekat dengan ibunya dibanding dengan ayahnya. Tapi King Fergus adalah benar-benar sosok seorang ayah. Meski dirinya jarang berdampingan dengan sang anak secara rutin, tapi hati dan tekadnya akan tanggung jawab dan cinta terhadap keluarga tidak akan pernah mati meski harus meninggalkan istana kerajaan.


Queen Elinor adalah sosok seorang ibu yang benar-benar menggambarkan seorang ibu yang penuh tanggung jawab terhadap anak. Tapi kadang seorang ibu menginginkan anaknya untuk menuruti semua keinginannya karena ia tahu apa yang terbaik untuk anaknya. Merida adalah satu-satunya anak perempuan dari pasangan King Fergus dan Queen Elinor. Jadi tidak ada salahnya mengapa seorang ibu terlalu memperhatikan kehidupan anaknya ini dan bahkan menentukan ke mana arah hidupnya. Seorang anak ingin menentukan takdir hidupnya sendiri tanpa paksaan dari siapa pun termasuk dari orang tua. Tapi seorang anak membutuhkan dukungan dan peran orang tua dalam menentukan takdirnya tersebut.

Princess Merida, King Fergus dan Queen Elinor seakan menggambarkan kita sebagai keluarga, ayah, ibu dan anak-anaknya. Di mana kehidupan terjadi dan bahkan konflik akan datang untuk menguji kekompakkan kita sebagai suatu keluarga untuk semakin mencintai satu sama lain.


Jalan cerita BRAVE benar-benar sederhana dan mudah diikuti oleh para penonton termasuk anak-anak sekali pun. Peran orang tua untuk mendampingin anak-anak menonton akan semakin baik untuk dilakukan mengingat pesan yang akan ditampilkan oleh BRAVE di mana pada akhirnya akan memperat hubungan antara orang tua dengan anak-anaknya dalam membimbing dan mendukung mereka untuk menentukan hidup ke arah yang lebih baik tanpa adanya paksaan.

Animasi BRAVE tidak perlu diragukan lagi. Dua nama Disney dan Pixar sepertinya sudah cukup untuk menggambarkan bagaimana kualitas animasi yang ditampilkan pada film ini. Pengisi suara pun adalah para artis yang benar-benar jenius dalam mengolah suara, Kelly McDonald, Emma Thompson hingga Julia Walters.

Jadi sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Disney dan Pixar dan tentunya King Fergus, Queen Elinor dan Princess Merida yang memerankan KITA SEMUA SEBAGAI KELUARGA pada kehidupan kita sekarang ini bersama orang tua dan anak-anak tentunya.


"Faith wasn't decided by us. Faith lives in us. We just need to be BRAVE to see it."

Rating:
Cerita: 7/10
Animasi: 9/10
Pengisi Suara: 8/10
Ending: 7/10
Overall: 8/10

Kamis, 21 Juni 2012

Review: Abraham Lincoln: Vampire Hunter ~ Good Interpretation, but same as 'WANTED'



Genre: Action, Fantasy, Horror
Director: Timur Bekmambetov
Producer: Tim Burton
Cast: Benjamin Walker, Dominic Cooper, Anthony Mackie, Mary Elizabeth Winstead, Rufus Sewell
Running Time: 105 Minutes

Synopsis:


Film ini menggambarkan interpretasi bebas kehidupan Abraham Lincoln (Benjamin Walker), presiden Amerika Serikat ke-16, sebagai seorang presiden sekaligus pemburu vampir. Waktu kecil, Abraham melihat ibunya dibunuh oleh makhluk halus. Pengalaman mengerikan ini membuat Abraham bertekad memerangi seluruh vampir yang merajalela, terlebih saat mereka ingin menguasai Amerika Serikat.

Review:


Ini adalah film fiksi yang sangat 'menyimpang' dari kejadian aslinya untuk tahun ini kalau boleh dideskripsikan. Memang banyak film-film fiksi sejenis ini dengan membuat kisah atau kejadian sesungguhnya dibuat menjadi lebih fenomenal atau misteri sehingga menarik perhatian banyak orang. Abraham Lincoln: Vampier Hunter adalah interpretasi bebas seorang Timur Bekmambetov yang pernah membesut film WANTED.

Jalan ceritanya merupakan gabungan antara kisah nyata kehidupan seorang Abraham Lincoln dari masa kecilnya hingga menjadi Presiden ke-16 Amerika Serikat dan digabung dengan profesi tambahan bagi sang Presiden sebagai Pemburu Vampir. Kedua hal ini digabung menjadi satu dan muncullah novel yang berjudul sama karangan Seth Grahame-Smith yang akhirnya diangkat ke layar lebar oleh Bekmambetov. Jalan ceritanya seperti yang bisa dibaca pada bagian sinopsis dan memang cukup menarik perhatian. Untuk alur ceritanya sendiri cukup unik. Bagi kalian yang pernah menyaksikan film karangan Timur Bekmambetov seperti WANTED, NIGHTWATCH dan DAYWATCH maka kalian tidak akan asing dengan alur cerita yang ditampilkan. Benar-benar mirip dan bahkan boleh dibilang 99% sama alur cerita yang dibentuk oleh Bekmambetov seperti pada film-film besutan sebelumnya tapi tentu dengan jalan cerita dan latar belakang yang berbeda. Jadi bagi kalian yang sudah pernah menyaksikan beberapa karyanya, maka dipastikan sudah bisa menebak keseluruhan alur cerita. Bagi yang belum, welcome to Bekmambetov's Show.

Artis-artis yang bermain seperti Bejmanin Walker, Dominic Cooper, Anthony Mackie, Mary Elizabeth Winstead, Rufus Sewell dan masih banyak lagi cukup mendukung film, apalagi dengan make up Benjamin Walker sebagai Mr. President sangat menyerupai aslinya. Tapi kualitas akting yang ditampilkan terlihat biasa-biasa saja dan tidak ada yang spesial. Peran Benjamin Walker dan Dominic Cooper memang mendominasi hampir di keseluruhan film.


Untuk unsur adegan-adegan action, tidak beda jauh dengan karya Timur yang sebelum-sebelumnya. Tentunya keistimewaan dari karyanya adalah efek slow motion pada adegan-adegan yang 'mustahil' untuk dilakukan yang sangat menawan. Dengan bantuan tangan Tim Burton kualitas adegan action yang ditampilkan cukup baik walau belum sebanding dengan WANTED maupun NIGHTWATCH dan DAYWATCH.

Secara keseluruhan film boleh dibilang cukup menarik dan menghibur di sela-sela masa liburan sekolah. Dengan tontonan 3D yang cukup baik, rasanya Abraham Lincoln patut mendapatkan apresiasi yang cukup baik tahun ini mengingat sengitnya persaingan film-film yang siap meluncur pada musim panas tahun ini.

Terakhir ada kalimat favorit dari film ini:

From Rufus Sewell (Dominic Cooper) to Abraham Lincoln (Benjamin Walker):


"Power comes not from hate, but from truth."

"A guy got drunk because mad at the woman or want to kill someone. Which is it?"

Rating:
Cerita: 7/10
Pemain: 6/10
3D: 7/10
Visual Grafis: 7/10
Ending: 6/10
Overall: 7/10

Oz: The Great and Powerful

Oz: The Great and Powerful